office@rpk-indonesia.org

081367804001

Adang-Gita

Pilgub Jabar, Ini Prioritas Adang-Gita KDI dari PKB

Penulis: Ngarto Februana | Dari Berbagai Sumber

Adang-Gita KDI mengusung visi Jabar Bahagia Lahir Batin dengan tujuan agar warga Jawa Barat bisa bahagia dan lepas dari segala kesulitan yang dihadapi.

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengusung pasangan calon Acep Adang Ruchiat dan Gitalis Dwi Natarina (Gita KDI) di Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2024. Pasangan Acep-Gitalis berkomitmen untuk menjalankan proses pemilihan dengan jujur, adil, dan transparan, serta mendukung KPU dalam melaksanakan tugasnya dengan sebaik-baiknya.

Adang-Gita KDI mengusung visi "Jabar Bahagia Lahir Batin" dengan tujuan agar warga Jawa Barat bisa bahagia dan lepas dari segala kesulitan yang dihadapi. Adapun misi mereka antara lain memajukan pondok pesantren, yang menurut mereka, selama ini belum mendapat perhatian memadai dari pemerintah. Memajukan pondok pesantren berarti juga meningkatkan kapasitas pengajar. Karena itu, mereka memberikan perhatian khusus pada pelatihan pengajar dan penyediaan beasiswa untuk santri di pondok pesantren. Acep menekankan pentingnya membina karakter melalui pendidikan di pondok pesantren, dengan meningkatkan kualitas pengajar dan memberikan beasiswa bagi santri. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Jawa Barat.

Selain itu, Acep-Gita ingin memeratakan kualitas dan akses pendidikan di Jawa Barat, agar tidak ada lagi warga yang hanya bisa menempuh pendidikan sampai SD, SMP, atau SMA.

Sementara itu, terkait lapangan pekerjaan, paslon ini memiliki misi meningkatkan lapangan pekerjaan dan mengembangkan industri lokal, serta memberikan pelatihan dan keterampilan bagi pelaku UMKM. Pentingnya pelatihan keterampilan bagi masyarakat, Acep berkomitmen untuk memberikan pelatihan keterampilan kepada masyarakat Jawa Barat, agar mereka dapat memperoleh pekerjaan yang lebih baik.

Fokus pada pengembangan industri lokal dan investasi di Jawa Barat, Acep menyatakan akan menciptakan lapangan kerja baru dengan fokus pada pengembangan industri lokal dan menarik investasi ke Jawa Barat.

Tak lupa, mereka juga melihat pentingnya menyerap aspirasi masyarakat dengan cara blusukan. Acep dan Gitalis berencana untuk turun langsung ke lapangan, bertemu dengan masyarakat, dan mendengarkan aspirasi mereka. Hal ini akan membantu mereka dalam menyusun program-program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Permasalahan stunting dan kemiskinan serta perlindungan dan pemberdayaan perempuan juga menjadi perhatian Adang-Gita.